Artikel Siswa Bermasalah Perlu Didampingi Bukan Di Hakimi

Written by Nitra on March 16, 2021 in LIP with no comments.

Namun di masa pandemi Covid-19 sekarang, belajar di cafe sangat tidak dianjurkan ya. Anak mulai malas-malasan belajar dan sering cranky jika jam belajar di rumah tiba. Bila cara belajar tidak sesuai dengan profil kecerdasan majemuk, anak cenderung membutuhkan energi banyak dalam melakukan pembelajaran.

Mengatasi rasa bosan terhadap anak-anak ketika sekolah online

Temani anak saat bermain permainan edukasi agar mereka tidak merasa bosan saat seharian di rumah. Untuk menghadapi itu, Nova mengatakan orang tua perlu untuk memahami generasi Z dengan karakter mereka, di antaranya yang sangat aktif di media sosial. Skatha Mading Online merupakan mading sekolah yang dikelola oleh tim di sekolah dari unsur guru dan siswa sebagai ajang untuk mempublikasikan beragam karya tulis. Hal ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kemampuan literasi. Mading ini disajikan dalam bentuk portal on-line dengan mempertimbangkan fleksibilitas. Interaksi kepada guru perlu dilakukan orang tua ketika anak dan diri sendiri menemukan kesulitan terhadap pelajaran.

Proses pembelajaran tersebut dapat mengurangi kreatifitas anak didik. Hal ini dapat memberikan rasa bosan dan jenuh karna proses pembelajaran hanya dilakukan satu arah. Pada masa new normal seperti saat ini, model pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi alternative. Dimana anak didik diberikan tugas untuk membuat suatu project yang sesuai dengan mata pembelajaran yang terkait. Metode pembelajaran ini tidak hanya melibatkan satu mata pembelajaran saja namun bisa menghubungkan dengan mata pembelajaran yang lain.

Anda dapat juga menggunakan kegiatan sehari-hari sebagai kesempatan belajar untuk anak-anak Anda. “Kalau punya kendaraan bisa menggunakannya dan mencari taman kosong atau tempat terbuka yanh tidak banyak orang. Ini bisa memberikan alternatif di saat anak punya beban belajar secara daring yang banyak,” ujar Nina. Selain harus belajar dari rumah, kontak sosial anak bersama teman-temannya juga menjadi lebih sedikit. Himbauan tersebut bertujuan sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID-19 di provinsi Bengkulu di instansi penyelenggara pendidikan, tentunya himbauan tersebut perlu di apresiasi sebagai langkah konkrit pemda. Orang tua harus pintar-pintar membangkitkan semangat anak agar tak bosan dengan diajak belajar bersama kakak dan orang tuanya. Akibatnya anak-anak menganggap interaksi ini membosankan dan sulit, hal ini menyebabkan hasil belajar menjadi tidak optimal Kong4D dan rentan mengakibatkan konflik dalam keluarga yang mampu berujung pada kekerasan terhadap anak.

Materi yang sudah dilaksanakan juga bisa diulang kembali sehingga siswa bisa memutar kembali materi yang belum dipahami. Salah satu contohnya adalah edX, yaitu program kuliah daring yang digagas oleh Harvard University dan MIT dengan menerapkan Massive Open Online Course dan melibatkan lebih dari a hundred and forty universitas top di dunia. Kesalahan yang sering dilakukan siswa, sebagaimana dilansir dari Psychology Today adalah tidak fokus ketika melakukan distant learning.

Dalam perilaku pebelajar serta evaluasi di paradigma lama dan baru itu berbeda. Tujuan dari paradigma baru yaitu untuk membangun masyarakat terdidik, masyarakat yang cerdas dari tujuan ini maka harus diubah sistem pendidikannya. Sedangkan dalam paradigma lama yang sejak tahun 1950 an pendidikannya tidak memuaskan sebab peran guru hanya mengajar. Oleh karena itu paradigma lama disebut juga paradigma tradisional artinya “Guru mengajar”. Muncullah paradigma baru atau disebut paradigma fashionable untuk membangkitkan siswa belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *