Mencetak Generasi Sehat Dan Pandai Dengan Berenang

Written by Nitra on March 3, 2021 in LIP with no comments.

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini. “Dan tiap anak akan belajar merasa nyaman dengan cara yang berbeda,” terang Phelps seperti dilansir Business Insider. Hal ini juga berlaku saat Anda dan si kecil berada di ruang periksa dokter. Melihat Anda merasa nyaman dan percaya dengan dokter, tentu membuatnya untuk merasa aman dan berusaha mengendalikan kekhawatirannya. Jadi, jangan lupa membawa buku cerita dan mainan favorit si kecil untuk membantunya mengisi waktu. Ketika ia terlihat mulai gelisah, ajak si kecil bicara mengenai hal-hal menarik yang ada di ruang tunggu dokter.

Kadangkala rutinitas sehari-hari menyentuh kenangan buruk akan kecelakaan. Hal-hal tersebut membuat perasaan anda terganggu menjadi tidak nyaman dan akibatnya akan terus merasakan ketakutan pada hal yang mirip-mirip dengan kecelakaan. Seseorang yang trauma biasanya akan memiliki perasaan tidak nyaman saat kembali beraktivitas. Buat ia bermain-main di pinggir kolam terlebih dahulu agar ia terbiasa dengan lingkungan sekitarnya. Temukan beragam suggestions Situs Bola Online perlindungan keluarga terpercaya dengan klik disini atau pelajari lebih lanjut mengenai Dettol yang kini telah diuji terhadap virus COVID-19. Walaupun demikian, sebaiknya anda tidak terlalu sering untuk menggunakan baby walker tersebut.

Dengan berbekal kemampuan berenang, Anda juga dapat menikmati olahraga maupun aktivitas air lainnya. Punya pengalaman buruk dalam air yang memicu trauma dan takut tenggelam juga bisa menjadi alasan seseorang menghindari berenang. Belajar berenang tidak hanya baik untuk memperkuat jantung dan paru-paru. Menguasai olahraga ini juga akan membantu terhindar dari bahaya tenggelam atau siap saat harus melakukan penyelamatan kala kondisi darurat. Menurut dr. Cut Nurul Hafifah, SpA dari RS Pondok Indah, tidak ada batasan usia kapan bayi boleh dibawa berenang.

Itulah 5 cara melatih mental tangguh anak agar si Kecil menjadi mandiri berani dan menjadi anak yang Resilient. Untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil Mama harus memberikan nutrisi yang lengkap seimbang agar si Kecil bisa sehat, aktif dan mandiri. Mama juga bisa bantu melengkapi kebutuhan nutrisi si Kecil dengan Nutrilon Royal 4. Sebagai contoh, jika Si Kecil takut berenang, Mama bisa mulai menyelam di air untuk menunjukan bahwa tidak ada yang harus ditakuti saat berenang. Ketika Si Kecil sudah melihat contoh yang baik dari Mama nya, si Kecil akan menjadi lebih berani. Perlahan-lahan, ini akan membantu mengatasi rasa takut anak saat periksa ke dokter.

Pakai alat tersebut beberapa kali bisa menumbuhkan kepercayaan diri anak untuk tidak terlalu takut berada dalam air. Salah satu hal yang membuat anak malas untuk belajar berenang adalah karena air kolam mudah masuk ke telinga dan mata mereka. Selain membuat mereka merasa tidak nyaman, air kolam yang mengandung kaporit juga bisa membuat mata mengalami iritasi. Selain itu, para orang tua juga bisa mengajak buah hati tercinta untuk berjalan mengelilingi area kompleks.

Cara agar anak tidak takut berenang

Agar rasa trauma ini tidak mengganggu proses tumbuh kembang balita Ibu ke depannya, hargai ketakutannya dan mulailah membangun kembali kepercayaan diri si Kecil. Ya, ketika ia trauma berenang, Ibu harus mendampingi dan menciptakan rasa aman agar ia tertarik kembali untuk berenang. Jika ia terlalu senang dengan kondisi kamar mandi, biarlah ia bermain untuk sementara waktu.

Tahan lima detik sambil menghembuskan napas di dalam air, lalu kembali angkat wajah dari air. Ini akan membuat Anda merasakan sensasi bernapas di dalam air dan perlahan membiasakan diri berada di dalam air. Semua itu butuh proses, termasuk dalam cara agar berani berenang. Keberanian dan rasa percaya diri untuk berenang tidak akan bisa muncul dalam sekejap. Kamu membutuhkan usaha yang konsisten dan waktu yang cukup sebelum kamu bisa melihat dirimu membuat kemajuan yang berarti. Padahal ia mungkin sebenarnya hanya tidak tahu bagaimana caranya beradaptasi di air.

Lakukanlah semua proses dengan lembut, menyenangkan, dan tidak traumatik. Cari baju renang dengan ukuran yang pas dan pelampung jika merasa perlu. Jangan membuat bayi trauma karena pengalaman pertama sangat penting untuk bayi.

Lalu bagaimana jika mereka masih takut pada air sekalipun sudah balita? Dr hes menyarangkan untuk membeli helm kecil atau topeng sebagai pelindung yang bisa mereka gunakan ketika mandi. Dengan cara ini, orang tua bisa menyiramkan air ke kepala mereka untuk memberikan shampoo dan mereka tidak merasa takut akan mengalami mata perih terkena shampo. Seperti contoh, saat si Kecil dekat air, otomatis kalimat yang terlontar seperti, “Awas tercebur! Nanti tenggelam”. Jika ditanamkan seperti itu, tak heran jika ia tumbuh jadi anak yang takut air. Bahkan jika dia masih takut berenang sendirian, bermain-main di kolam dengan Moms akan memberinya perasaan lebih aman di dalam air, bahkan di mana pun dia berada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *