Recreation On-line Edukatif Bantu Siswa Atasi Rasa Jenuh Belajar Selama Pandemi

Written by Nitra on March 15, 2021 in LIP with no comments.

Si kecil cenderung sulit lebih berkonsentrasi dan mudah tergoda dengan aktivitas lainnya seperti rebahan, menonton televisi, bermain ponsel dan masih banyak lagi. Jika kondisi ini terus dibiarkan, tugas yang diberikan oleh guru mereka akan terbengkalai. Akibatnya, para orangtua akan kewalahan untuk mengingatkan dan mengajari mereka di rumah. Dukung mata pelajaran yang dipelajari anak Anda di sekolah dengan aplikasi yang membuat belajar lebih menyenangkan.

Meski demikian, pengelola museum membuka akses kunjungan secara digital. Museum-museum Indonesia dan dunia bisa Anda jelajahi melalui ponsel atau laptop. Akibatnya, kemampuan belajar anak tidak berkembang sehingga kesulitan menghadapi tantangan belajar yang kesulitannya terus bertambah. Selain tiga perabotan di atas, kita juga menambahkan berbagai elemen untuk menciptakan suasana nyaman anti bosan di rumah. Semuanya sah saja jika itu membuat rumah semakin nyaman dan kita pun bisa bertahan beraktivitas di rumah tanpa bosan. Bagi kalian yang tinggal bersama keluarga, tentunya pemakaian meja makan sebagai tempat berbagai aktivitas perlu didiskusikan lebih dulu agar waktunya tidak bertabrakan dan mengganggu satu sama lain.

Maka salah satu ideas seru untuk anak yang stress belajar adalah dengan melakukan pembelajaran yang bermakna. Belajar sambil bermain atau sambil melakukan kegiatan seru lainnya tentu akan mengurangi kebosanannya. Karena belajar dilakukan dari rumah, anak-anak tidak dapat berinteraksi secara langsung dengan guru dan teman-teman mereka secara bebas. Padahal interaksi sosial ini sangat penting bagi keseimbangan emosi mereka. Meskipun ada berbagai aplikasi on-line messenger, tapi rasanya tentu tetap berbeda. Salah satu yang menyebabkan munculnya perasaan bosan dan jenuh dalam diri siswa adalah pembelajaran yang monoton atau dengan cara yang begitu-begitu saja.

Paradigma baru tetap dilaksanakan meski kurang efektif karena masa pandemi yang melanda, tetapi bukan berarti harus diberhentikan sistem pendidikan ini dalam paradigma baru . Kendala akses belajarnya siswa merupakan solusi yaitu diberlakukannya paradigma baru. Paradigma baru ini menjadi solusi yang sangat relevan dengan kondisi saat ini. Paradigma baru dan lama dalam pandemi Covid-19 tetap diselaraskan dimana peran guru untuk siswa itu harus diperhatikan, karena ketika siswa belajar dari rumah maka siswa tidak akan memperhatikan penuh pembelajaran itu. Dalam paradigma baru guru membantu siswa, memberikan penguatan, dll.

Maka dari itu, sebagai orangtua, cobalah untuk membangun sebanyak mungkin struktur dan konsistensi, mengatur waktu makan, tugas sekolah, serta aktivitas lainnya. Sebagai orangtua, kamu bisa membantu mereka agar bisa tetap termotivasi saat mereka menjalankan aktivitas sekolah onlinetersebut. Diskusikan aturan bersama dengan anak Anda tentang bagaimana, kapan dan di mana akses web dapat digunakan. Anda juga dapat mengatur pengaturan kontrol orang tua pada perangkat untuk mengurangi risiko, terutama untuk anak-anak prasekolah dan sekolah dasar. “Sebagai pengajar, sebaiknya guru tidak hanya melakukan kewajibannya, tetapi tulus untuk mengajar anak agar dia aktif dan nyaman seperti biasanya mereka belajar secara tatap muka,” jelasnya. Sementara, Seto Mulyadi menekankan, dunia anak adalah dunia bermain.

Mengatasi rasa bosan terhadap anak-anak ketika sekolah online

Faktanya, diberbagai kanal media sosial ekspresi kebosanan dan keresahan siswa terkait sekolah daring banyak bertebaran. Hal tersebut juga dikuatkan oleh survey Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang menyatakan bahwa, sebanyak 58% anak-anak merasa belajar dari rumah tidak menyenangkan (kemenpppa.go.id). Pembelajaran jarak jauh merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Surat Edaran Kemdikbud Nomor four tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat covid-19. Kebijakan tersebut sebagai upaya menjaga proses pendidikan tidak terhenti meskipun dalam suasana pandemic. Kemdikbud juga bekerja sama dengan layanan operator telekomunikasi meluncurkan bantuan belajar kuota free of charge bagi guru dan siswa yang dapat digunakan saat pembelajaran online.

Namun bagi siswa, proses belajar dari rumah ini rentan memicu rasa tertekan. Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi anak yang stress belajar di rumah. Setelah pendidik mampu menguasai berbagai sarana pembelajaran online, maka akan tercipta pemikiran mengenai metode dan mannequin pembelajaran lebih bervariasi yang belum pernah dilakukan oleh pendidik. Misalnya, guru membuat konten video kreatif sebagai bahan pengajaran.

Masa pandemi mengharuskan kita semua untuk berdiam diri di rumah. Kegiatan bekerja, belajar dan beribadah pun diharuskan dilakukan di rumah. Hal ini dianjurkan oleh Pemerintah guna memutus rantai Covid-19. Saat kita melakukan aktivitas di dalam rumah setiap harinya pasti lama kelamaan akan muncul rasa bosan. Saat bersekolah online Situs Judi Slot anak-anak tidak bertemu secara langsung dengan gurunya, teman-temannya, sekolahnya.

Guru juga dapat memberikan tugas terukur namun tetap memastikan bahwa tiap hari pembelajaran peserta didik terlaksana tahap demi tahap dari tugas tersebut. Banyak lagi inovasi lainnya yang bisa dilakukan oleh pendidik demi memastikan pembelajaran tetap berjalan dan siswa mendapatkan ilmu sesuai kurikulum yang telah disusun pemerintah. Belajar akan lebih berhasil bila bahan dikemas sedemikian rupa sehingga menarik perhatian siswa. Suasana kelas juga sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa, selain itu tujuan pembelajaran yang jelas juga akan memudahkan siswa dalam memahami setiap materi pelajaran.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan , Nadiem Makarim membagikan 7 ideas untuk para guru dalam menghadapi situasi terkini. Saat ini, mereka hidup dengan ketidakpastian, sehingga kita juga tidak tahu pasti kapan mereka akan mendapat kesempatan untuk bertemu satu sama lain dengan teman-temannya. Selain itu, cobalah berikan mereka sebuah penghargaan seperti makanan manis, atau memungkinkan waktu bermain dengan mainan favorit, dan lain sebagainya untuk dijadikan sebagai bentuk penghargaan dari kerja keras yang telah mereka lakukan. Pastikan untuk mengakui perasaan mereka dan meyakinkan mereka bahwa wajar untuk merasa takut tentang hal-hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *